PEMBERITAHUAN TENTANG KULIAH DARING

PELAKSANAAN KULIAH ON LINE (DARING) SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2019/2020 AKAN TETAP DILAKSANAKAN HINGGA AKHIR SEMESTER.

CEGAH WABAH COVID-19 DAN TETAP JAGA KESEHATAN DENGAN SELALU MENCUCI TANGAN, MEMAKAI MASKER, JAGA JARAK, DAN HINDARI KERAMAIAN.

Mahasiswa Unrika Batam Gelar KKN Bersempena HUT RI ke-72

BATAMTODAY.COM, Batam – Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam mengirim lebih dari lima ratus mahasiswanya untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan Kota Batam, yakni Kecamatan Sagulung dan Batuaji.

Tahun 2017 ini, motto KKN Unrika Batam adalah, “Mengabdi Sepenuh Hati”. KKN kali ini juga istimewa, karena berbarengan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Oleh sebab itu, para mahasiswa dilibatkan membantu masyarakat agar peringatan HUT ke-72.

Kelompok 15 yang kegiatan KKN di Kelurahan Buliang, RW.04 mulai menghias fasilitas umum. “Kami membantu masyarakat di sini untuk mempersiapkan perayaan HUT Kemerdekaan RI,” kata Ketua kelompok 15 , Abdullah Yusuf.

KKN ini dilaksanakan selama sebulan, tapi hanya delapan kali yakni Sabtu dan Minggu.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) RW.04, Kelurahan Buliang, Rumbadi, SH, MH berharap para mahasiswa memperoleh manfaat dari kegiatan KKN ini.

“Diharapkan mahasiswa ini kelak menjadi orang yang tidak sombong, tetap menjaga senasib sepenanggungan,” ujarnya.

Setelah tamat kuliah dan meraih gelar sarjana tidak terlena dengan kesarjanaannya. “Ambil magister,” saran mantan wartawan Majalah dan Koran TEMPO itu.

Sementara itu, Ketua RW.04 Kelurahan Buliang, Sahrial Lubis mengatakan, sangat senang kehadiran mahasiswa UNRIKA di sana. “Kami senang dengan kehadiran para mahasiswa KKN Unrika, apalagi saya juga alumni Unrika,” katanya.

Editor: Dardani

Sumber : http://batamtoday.com/home/read/95697/Mahasiswa-Unrika-Batam-Gelar-KKN-Bersempena-HUT-RI-ke-72

512 MAHASISWA UNRIKA IKUTI PELEPASAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) 2017

Universitas Riau Kepulauan, Batam – Mahasiswa Universitas Riau Kepulauan mengikuti kegiatan Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan di Auditorium Utama Universitas Riau Kepulauan. Sabtu (12/08/2017).

Rektor Universitas Riau Kepulauan, Prof.Dr. Nasruddin Harahap, S.U melalui Wakil Rektor I, Dr. Suryo Hartanto, S.T., M.Pd.T meminta mahasiswa yang terlibat dalam kuliah kerja nyata (KKN) 2017 dapat menyesuaikan diri dan menjaga almamater.

Tujuan KKN ini agar mahasiswa mengenal apa yang dimaksud dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

“ Mahasiswa itu adalah orang yang berpikir ilmiah,” kata Suryo dihadapan 512 mahasiwa yang akan melakukan KKN 2017 dan dosen pendamping lapangan (DPL ).

Suryo mengingatkan agar bila kelak lulus meraih gelar sarjana (S1), maka lanjutkan pendidikan yang lebih tinggi seperti Magister (S2) . Pendidikan itu dapat menuju kehidupan lebih sejahtera, asalkan menggunakan ilmu yang diperoleh sesuai dengan koridornya.

“ Tirulah ilmu padi, makin berisi makin menunduk,” harapan pak Suryo.

Ketua LPPM Unrika, Ramses, S.Pd.,M.Si mengatakan, KKN 2017 dibagi menjadi 20 kelompok dan disebarkan di 20 RW di Kecamatan Sagulung dan BatuAji Batam.

Berbeda dengan tahun 2016 yang penyebaran KKN mahsiswa di pulau-pulau. Tujuannya untuk pemerataan sehingga tidak hanya di daratan Kota Batam, tapi pulau-pulau yang masuk ruang lingkup pemerintah Kota Batam.

Universitas Riau Kepulauan-lanjut Suryo- terus berbenah terutama meningkatkan kompetensi dosen. Dosen diminta lebih meningkatkan kompetensinya selain bidang pendidikan, juga penelitian dan pengabdian.

Selain itu lebih meningkatkan kemampuan menulis jurnal tidak hanya jurnal ruang lingkup fakultas, universitas, tapi jurnal terakreditasi nasional maupun intersional seperti terindex di Scopus, atau yang lainnya. Dari hasil KKN 2017 mahasiswa ini diharapkan ada hal-hal yang menjadi kajian yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

Suryo juga menjelaskan, bahwa pada tanggal 13 September 2017 Unrika akan mewisuda leboh dari 600 mahasiswa dari berbagai program studi.

unrika.ac.id

UNRIKA KIRIM UTUSAN IKUTI STUDI BANDING KE TAIWAN

Universitas Riau Kepulauan mengirim utusan sebanyak tiga orang ke Taiwan melalui Singapura untuk menindaklanjuti enam Letter of Intent (LoI). Minggu (16/April/2017)

Ketiga utusan tersebut diantaranya Dekan Fakultas Ekonomi Edwin Agung Wibowo, SE.,M.Comm, Ketua Program Studi S2 Magister Manajemen Dr. Hj. Sri Langgeng Ratnasari, S.E., M.M. dan satu orang mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Semester 8, FKIP Unrika, Sudono.

Dalam keterangannya, 6 (Enam) Letter of Intent (LoI) sebelumnya telah ditandatangani pada bulan maret 2017 lalu, 6 LoI tersebut adalah Tung Hai University Taiwan, I-Shou University Taiwan, Hung Kuang University Taiwan, Hsin Wu University Taiwan, Da-Yeh University Taiwan, dan Yun Tech Technology University Taiwan. Tindak lanjut Loi dan Studi Banding ke beberapa Universitas di Taiwan, yakni National Taiwan University, Feng Chia University, Tung Hai University, National Cheng Kung University, Ming Chi University of Technology, Sih Chien University.

Dalam agenda kunjungan di hari pertama, Senin 17 April 2017 utusab Unrika mengunjungi Overseas Committee Affairs Council (OCAC) Republic of China (Taiwan), salah satu organisasi yang membantu calon pelajar dan mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi di Taiwan. Kunjungan itu sendiri diterima oleh Menteri Pendidikan OCAC dilanjutkan dengan presentasi dari pihak OCAC, diskusi, gathering. Pada kesempatan tersebut disampaikan cenderamata dari Universitas Riau Kepulauan oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Edwin Agung Wibowo, S.E., M.Comm., dilanjutkan dengan foto bersama.

Disamping utusan dari Unriversitas Riau Kepulauan, peserta studi banding yakni Universitas Internasional Batam, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Kristen Maranatha, STIE Pembangunan Tanjungpinang, STIE Trisakti, SMUN 3 Batam, SMUN 4 Batam, SMKN 2 Batam, SMKN 1 Karimun, SMU Kartini, dan beberapa Sekolah dari Jakarta juga turut serta dalam kunjungan tersebut.


Setelah mengunjungi OCAC peserta studi banding pun melanjutkan kunjungan ke National Taiwan Normal University-Division of Preparatory Program, yakni lembaga yang mempersiapkan calon mahasiswa yang akan kuliah di Taiwan secara akademik maupun non akademik, termasuk bahasa Mandarin. Di lembaga ini peserta bertemu dengan beberapa calon mahasiswa dari Indonesia yakni Jakarta, Semarang, Medan, dan Magelang yang sedang belajar bahasa Mandarin serta persiapan masuk perguruan tinggi di Taiawan.

Para calon mahasiswa tersebut rata-rata sudah mengikuti program lebih dari enam bulan, dan biasanya satu tahun mereka bisa menyelesaikan program dan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi di Taiwan sesuai dengan minat mereka. Di lembaga ini sudah disiapkan mushola bagi calon mahasiswa Islam dan ruangan untuk diskusi kegamaan. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan calon mahasiswa Islam yang akan melanjutkan kuliah di Taiwan bisa beribadah dengan baik dan merasa nyaman untuk kuliah di Taiwan. Disamping itu, sudah disiapkan makanan halal untuk tamu dan calon mahasiswa yang beragama Islam. Para utusan dari kampus dan sekolah dari Indonesia menutup kunjungan tersebut dengan foto bersama.

UNRIKA KIRIM UTUSAN IKUTI STUDI BANDING KE TAIWAN