Pelepasan Mahasiswa KKN-PPM UNRIKA 2016

img20161015105324    img20161015104545

UNRIKA – Sabtu, 15 Oktober 2016. KKN-PPM merupakan program intrakulikuler atau bagian integral dari kurikulum pendidikan tinggi, khususnya jenjang program S1 yang berhubungan erat dengan pembinaan mahasiswa secara utuh. Program KKN-PPM Universitas Riau Kepulauan merupakan wajib yang ditempuh oleh mahasiswa pada setiap program studi jenjang S1. Program KKN-PPM menjadi bagian dari kurikulum setiap fakultas dan wajib diikuti oleh mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Mahasiswa yang belum mengikuti program KKN belum dapat dinyatakan lulus dari Universitas Riau Kepulauan.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si menghadiri acara pelepasan ini. Dalam sambutannya agar KKNlah dengan total, diharapkan mahasiswa mengabdi sepenuh hati. Dengan tema pelepasan KKN-PPM ini PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DAN PULAU-PULAU” dalam paparannya Ade P Nasution, SE.,M.Si selaku Wakil Rektor I Universitas Riau Kepulauanmendukung penuh kegiatan KKN-PPM ini dengan kegiatan utama “LAUT BUKAN TONG SAMPAH” sebanyak 553 mahasiswa berasal dari 4 fakultas (FKIP, Fakultas Hukum, FISIPOL, Fakultas Ekonomi) menjadi 23 kelompok yang tersebar di-5 kecamatan daerah Batam.

Adapun kegiatan pendukung KKN-PPM UNRIKA 2016 disesuaikan dengan potensi dan situasi pada masing-masing lokasi, antara lain dibidang Pendidikan , Pemerintahan , Hukum , Ekonomi Kerakyatan , dan Teknologi Tepat Guna.

Visi dan Misi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Visi :

” Menjadi fakultas yang mengembangkan pengetahuan ilmu sosial dan ilmu politik yang unggul, kreatif dan mandiri”

Misi :

a. Menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas dan berkompeten sesuai keilmuan bidang sosial dan politik.

b. Menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan metode SCL (Student center Leraning) yang mampu merangsang keratifitas mahasiswa dalam mengaplikasikan teori bidang sosial dan politik.

c. Meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang pengembangan keilmuan bidang sosial dan politik.

d. mengembangkan keterampilan mahasiswa dengan meningkatkan kesadaran berorganisasi.

Struktur Organisasi Fakultas

DEKAN:Rahmayandi Mulda S.IP.M.I.P,
WAKIL DEKAN I:Diah Ayu P,S.IP,M.Si
KA. PRODI ILMU PEMERINTAHAN:Nurhayati,S.IP,M.I.P
SEKR. PRODI ILMU PEMERINTAHAN:Dendi Sutarto,S.Sos,M.Si
KA. SPMI:Winda Rosalina E.,S.IP,M.IP
KA. PERPUSTAKAAN:SELVIKA,SE
KA. BAAK:Yuci Ariska,S.Sos
STAFF BAAK:Aisah Dalimunte

VISI DAN MISI PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN

A. VISI

“Menjadikan Program Studi Ilmu Pemerintahan UNRIKA sebagai pusat pengembangan dan pengkajian ilmu pemerintahan yang unggul, kreatif, dan mandiri di Kepulauan Riau.”


B. MISI

Misi Program Studi Ilmu Pemerintahan adalah Menyelenggarakan pendidikan yang memiliki kompetensi di bidang politik, kebijakan dan manajemen publik; Menyelenggarakan sistem perkuliahan yang meningkatkan kreatifitas mahasiswa untuk mengaplikasikan keilmuan di bidang politik, kebijakan dan manajemen publik; Meningkatan fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang pengembangan keilmuan pemerintahan di bidang politik, kebijakan dan manajemen publik; Meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi guna menciptakan sumber daya manusia yang mandiri.

 

 

YUSTINUS FARID SETYOBUDI S.IP.,MPA – KA. PRODI ILMU PEMERINTAHAN & DOSEN FISIPOL UNRIKA

TERLIBAT DALAM ORGANISASI  AKAN TERGALI  POTENSI DIRI

Setiap orang pasti memiliki potensi diri , namun tidak semua orang tahu akan potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu, potensi diri harus dikembangkan sehingga menghasilkan sesuatu hal yang berguna bagi orang lain, salah satunya dengan cara berorganisasi. Demikian dikatakan  Yustinus Farid Setyobudi, S.IP. MPA, kepada Andri Arianto  Penulis Tabloid Kampus THINK! Dalam satu diskusi singkat beberapa waktu lalu.   Pak Ayik – panggilan akrabnya- yang merupakan sebutan akrab di kalangan rekan-rekan dan para mahasiswa di Universitas Riau Kepulauan ( UNRIKA ) Batam.

Yustinus Farid Setyobudi S.IP.,MPA lahir  di Nganjuk, Jawa Timur ,  tanggal 03 Juni 1985 yang merupakan tempat  mulai mengayuh  langkah  dalam berorganisasi. Dari tingkat Sekolah Menengah Pertama – waktu itu –  dipercaya sebagai  Ketua Umum OSIS tahun 1999, kemudian dipercaya pula sebagai  Ketua Umum MAHAKERTA (Mahasiswa Kertosono di Yogyakarta) pada tahun 2005. Di  tahun 2011 menjadi Pengurus Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Propinsi Kepulauan Riau, dan kini tergabung dalam  Pengurus DPP Paguyuban Jawa Nusantara (Janus) pada tahun 2012 . Pepatah menyebutkan “di mana bumi di pijak di sana langit dijunjung”, pepatah itulah menjadi pegangan Ayik di manapun berada. Artinya di setiap daerah dengan kultur , adat dan kebiasaan berbeda, harus beradaptasi. Dengan adaptasi itu pula maka selalu mengembangkan potensi diri dalam berorganisasi. Dengan berorganisasi kita bisa berinteraksi dengan masyarakat, bertukar pendapat , tentu saja bertukar pendapat akan menyerap pemikiran Orang lain , dan mendapatkan pengalaman-pengalaman yang luar biasa manfaatnya bagi diri sendiri.

Dengan berorganisasi tidak sedikitpun mengganggu pendidikan formalnya, terbukti ketika dia menyelesaikan kuliahnya. Dia memperoleh gelar Sarjana Ilmu Politik (S.IP) dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tahun 2008 dan meraih gelar Magister Public Administration (MPA) dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2010, sederetan organisasi yang dia geluti dan menyelesaikan pendidikan yang diraihnya tepat waktu membawanya menjadi seorang dosen pada tahun 2010 dan bergabung di Universitas Riau Kepulauan dan pada tahun 2011 menjadi Kepala Program Studi Ilmu Pemerintahan sampai dengan sekarang. Menjadi seorang dosen merupakan penggilan hati baginya untuk bisa menyalurkan semua ilmu dan pengalaman yang telah dia dapat karena baginya sebaik-baikanya pekerjaan adalah pekerjaan yang berguna dan bermanfaat bagi orang banyak.

Ditengah kesibukannya sebagai Dosen dan Ka.Prodi Ilmu Pemerintahan, dia masih menyempatkan membuka study club mahasiswa dengan 12 anggota . Tujuan dibentuknya Study Club  untuk menumbuh-kembangkan minat mahasiswa untuk menulis. “Menulis harus banyak latihan dan harus banyak membaca,” kata Ayik.  Melatih mahasiswa dalam menulis ini telah mampu memotivasi mahasiswa dalam menulis artikel ataupun opini di koran.  Buktinya hasil karya tulis mahasiswa yang ia didik  telah dipublikasikan di beberápa koran lokal di Kepulauan Riau. Organisasi kecil yang beranggotakan mahasiswa Ilmu Pemerintahan ini telah mampu membantu mahasiswa dalam mengembangkan potensinya dalam menulis.

Menurut dia, pengalaman itu tidak datang dengan sendirinya , namun harus dikejar dan dicari. Di masa  sebagai  seorang mahasiswa , seyogyanya dimanfaatkan  untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya melalui organisasi.  Banyak organisasi internal kampus UNRIKA yang bisa melibatkan diri didalamnya. “ Bergabungalah dengan organisasi tersebut agar kita mengetahui apa potensi diri kita dan,  apa yang bisa kita lakukan dalam organisasi tersebut agar bermanfaat bagi orang lain. ***